Tekuk Bangka Barat dengan Adu Penalti, Dendam Bangka Tengah Terbayar Lunas

HEADLINE, OLAHRRAGA1509 Dilihat

BANGKA BARAT — Dendam kesebelasan Bangka Tengah terbayar lunas setelah memenangkan drama adu penalti 4 – 2 menghadapi tuan rumah Bangka Barat pada laga final sepak bola Porprov VI Babel di Stadion Sejiran Setason, Kamis ( 31/2023 ).

Pertandingan habis – habisan dua musuh bebuyutan ini berlangsung alot. Bangka Tengah berhasil menohok pertahanan Laskar Angin Barat di babak pertama dengan gol yang diciptakan Ridho Al Qatani pada menit ke 37.

Di babak kedua, Bangka Barat berjuang membangun skema serangan secara gencar dengan beberapa peluang yang mengancam gawang lawan. Upaya itu membuahkan hasil di menit ke 71, lewat tendangan Zulpikar merobek gawang Bangka Tengah dan membuat skor imbang 1 – 1.


Di menit ke 87, pemain Bangka Tengah Bobi Deta harus keluar lapangan setelah diganjar kartu merah oleh wasit. Namun hingga waktu normal usai, skor imbang tidak berubah.

Sengitnya aura laga final dua tim kuat di Babel ini berlanjut pada tambahan waktu 2×15 menit tanpa gol sehingga harus menjalani drama adu penalti.

Kegagalan dua eksekutor Bangka Barat menjebol gawang Ade Risky menjadi pil pahit yang harus ditelan tim tuan rumah di hadapan pendukungnya, sementara empat algojo Bangka Tengah dengan mulus menyarangkan gol ke gawang Wahyu Zulhi Prastya.

Skor 4 – 2 ini pun mengantarkan Bangka Tengah meraih emas dan menuntaskan dendam di Porprov V lalu, di mana mereka dipermalukan pada laga final di kandang sendiri oleh Bangka Barat.

Menanggapi kekalahan anak asuhnya, pelatih tim Bangka Barat Lapril AS mengakui pertandingan ini sangat ketat dengan lawan Bangka Tengah yang dihadapi sangat tangguh memiliki kepercayaan diri dan daya juang tinggi.

“Sementara anak-anak kita sepertinya agak terbebani dengan target emas. Cuma inilah sepak bola, harapan – harapan itu di luar kenyataan yang ada. Walaupun kita unggul jumlah pemain itulah sepak bola yang penuh misteri, nobody knows in 90 minutes,” ujar Lapril.

Namun bagi dia ini merupakan kekalahan terhormat, sebab timnya sudah berjuang maksimal mengeluarkan kemampuan terbaik yang mereka miliki, walaupun harus kalah melalui adu penalti.

“Kami juga mewakili tim pelatih dan para pemain menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Bangka Barat yang sudah hadir mendukung kami dari awal pertandingan sampai hari ini. Terima kasih juga buat rekan-rekan pers yang sudah menggaungkan Porprov VI di cabang olahraga sepak bola ini,” tutup dia. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *