BANGKA BARAT — Seorang pekerja tambang laut jenis ponton selam tewas saat sedang menyelam di perairan Teluk Inggris, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu ( 30/7/2025 ).
Korban bernama Samrun ( 35 ) warga Desa Bandar, Pagaralam, Sumatera Selatan, meregang nyawa saat sedang menyelam pada Rabu dini hari, pukul 03.00 WIB.
PS Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso seizin Kapolres Bangka Barat mengatakan, Samrun bekerja di tambang inkonvensional milik Budi ( 34 ), warga Muara Payang, Kecamatan Muara Payang, Lahat, Sumatera Selatan.
Menurut Yos, korban bekerja bersama tiga rekannya di ponton selam tersebut. Mereka adalah Kelvin, Ijal dan Barita.
Kelvin Hendriansyah ( 20 ) merupakan warga Muara Payang, Kecamatan Muara Payang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Sedangkan M. Rizal alias Ijal ( 35 ), warga Kota Daro 1 Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Dan Pingki Adriansyah alias Barita ( 20 ), warga Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.
“Awalnya korban pada Rabu sekitar pukul 01.00 WIB bersama tiga rekannya mulai bekerja menambang timah di perairan Teluk Inggris. Samrun bertugas menyelam,” terang Yos Sudarso, Kamis ( 31/7 ).
Selanjutnya sekitar pukul 03.00 WIB saat Kelvin dan dua rekannya yang berada di atas ponton mengecek bijih timah, mereka menyadari yang naik ke atas bukan bijih timah, tapi air.
“Rekan korban yang di atas ponton memberikan kode dengan cara menghentikan aliran selang komperesor sebanyak 4 kali namun tidak ada reaksi dari Samrun,” kata Yos.
Melihat keadaan itu, Kelvi pun memanggil para penambang lain meminta bantuan untuk mencari Samrun.
Setelah berupaya melakukan pencarian, Samrun berhasil ditemukan, namun tidak lagi bernyawa.
“Setelah itu mereka membawa jenazah Samrun ke pesisir Pantai Keranggan dan dijemput mobil ambulans,” kata Yos.
Menurut Yos, pada saat timnya mengamankan jenazah di Pelabuhan Tanjung Kalian, jasad tersebut sudah dimasukan ke dalam peti dan akan dibawa ke kediaman orang tua korban di Pagaralam menggunakan ambulans.
Kejadian ini masih didalami pihak kepolisian.
“Saat ini personel Sat Polair Polres Bangka Barat dan Polsek Muntok sedang mendalami kejadian tersebut.
Info awal diduga korban Samrun meningal dunia dikarenakan sesak nafas,” ucap Yos.
Polisi pun mengambil langkah membawa jenazah Samrun untuk melakukan visum, memasang police line di TKP, mengamankan barang bukti dan memeriksa para saksi. ( SK )
Tambang Teluk Inggris Telan Korban Jiwa, 1 Penyelam Tewas






























