PT. Timah Salur Sembako untuk Warga Pait Jaya yang Sedang PPKM

Muntok — Masyarakat Dusun VI RT. 03 RW. 001, Pait Jaya, Desa Belo Laut yang sedang menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) mendapat bantuan 50 paket sembako dari Unit Metalurgi PT. Timah, Muntok, Kamis ( 8/7 ).

Bantuan tersebut disalurkan melalui Posko PPKM Mikro di pintu masuk ke Dusun VI Pait Jaya, di sebelah SMAN 1 Muntok.

Kabid Sekretariat Unmet Muntok, Arief Yudianto dan Staf PPM, Amir Sahel menyerahkan langsung kepada Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto dan Sekretaris Satgas Covid – 19, Sidarta Gautama.

Kepala Desa Belo Laut, Ibnu yang hadir di Posko PPKM mengungkapkan apresiasinya atas bantuan yang diberikan Unmet. Dia mengatakan, 50 paket sembako tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang terpapar Covid – 19.

” Apresiasi yang setinggi – tingginya untuk PT. Timah yang dalam hal ini telah membantu sembako untuk kegiatan pemberlakuan PPKM RT.03 Pait Jaya Dusun VI yang dalam kondisi zona merah. Kita prioritaskan yang terpapar dulu karena mereka konsentrasi diam di rumah. Bantuan untuk sementara baru dari PT. Timah,” jelas Ibnu.

Dia menjelaskan, jumlah Kepala Keluarga di Dusun VI RT. 03 Pait Jaya kurang lebih 200-an. Sementara warga yang terpapar sekitar 15-an orang.

Menurut Ibnu, sejauh ini masyarakat Pait Jaya masih mendukung PPKM dan belum menerima keluhan apa pun.
Satgas Covid desa ikut memantau pelaksanaan PPKM dengan pihak TNI Polri.

” Kita pantau, Satgas desa siap bersinergi. Malam pun kita ikut. Kalau untuk wilayah satu desa yang paling banyak terpapar di RT. 3 Dusun VI. Di dusun – dusun lain banyak tapi masih dibawah level 5 rumah,” tuturnya.

Di lain pihak, Sekretaris Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat, Sidarta Gautama merasa bersyukur masyarakat yang sedang PPKM mendapat bantuan dari PT. Timah.

Menurut dia, selama PPKM, logistik untuk masyarakat yang terpapar sudah disiapkan. Sedangkan untuk warga yang tidak terpapar, mereka masih diizinkan keluar untuk membeli kebutuhan sehari – hari.

” Makanya tidak kita tutup habis. Keperluan keperluan yang bersifat kebutuhan harian maka minum segala macam, apalagi terkait kesehatan, berobat, boleh keluar asalkan emang dia mengisi data form yang sudah disiapkan,” jelas Sidarta. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *