BANGKA BARAT — Polisi akan terus menelusuri lebih dalam kasus upaya penyelundupan balok dan pasir timah yang digagalkan Tim Hiu Sat Polairud Polres Bangka Barat di Pelabuhan Tanjung Kalian.
Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pengembangan masih dilakukan untuk menelusuri siapa aktor dibalik layar serta asal muasal puluhan ton balok dan pasir timah yang akan diselundupkan.
“Masih dalam pengembangan tentunya akan di telusuri,” kata Yos saat dikonfirmasi, Minggu ( 1/2/2026 ).
Sebelumnya Polres Bangka Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan balok dan pasir timah dalam jumlah besar di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (28/1/2026).
Tidak tanggung – tanggung, berat timah yang akan diselundupkan mencapai 10 ton.
Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan lima orang yang berperan sebagai sopir, buruh pikul, dan pencatat barang. Seluruhnya kini menjalani pemeriksaan di Mapolres Bangka Barat.
Modusnya para pelaku menyamarkan muatan timah tersebut menggunakan fiber box udang untuk mengelabui petugas saat pemeriksaan.
Penggagalan penyelundupan ini dilakukan oleh Tim Hiu Sat Polair Polres Bangka Barat pada Rabu malam, setelah petugas menerima informasi adanya kendaraan yang diduga membawa muatan timah ilegal yang akan diseberangkan ke luar Pulau Bangka.
Saat dihentikan dan diperiksa, petugas mendapati satu unit truk membawa 42 fiber box yang dilengkapi surat jalan dengan keterangan muatan udang.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan fisik, isi fiber box tersebut ternyata balok timah dan pasir timah kering.
“Pelaku dengan sengaja menggunakan fiber udang dan dokumen pengiriman hasil laut untuk mengelabui petugas, namun upaya tersebut berhasil kami gagalkan,” kata Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, Sabtu ( 31/1 ).
Pengecekan lanjutan yang dilakukan pada Jumat (30/1/2026) mengungkap total barang bukti berupa 401 keping balok timah, 38 karung pasir timah kering, dengan estimasi berat sekitar 10 ton dan nilai ekonomi ditaksir mencapai Rp5 miliar.
“Kita akan terus memperketat pengawasan di jalur pelabuhan dan laut guna menggagalkan berbagai modus penyelundupan, termasuk yang menggunakan kamuflase pengiriman hasil perikanan,” ujar Pradana. ( Red )
Polisi akan Telusuri Lebih Dalam Kasus Upaya Penyelundupan 10 Ton Timah di Tanjung Kalian






























