Pencarian Hari Pertama Hanya Temukan Sandal ABK KMP Jembatan Musi 1

Muntok — Pencarian ABK KMP Jembatan Musi 1, Jatmiko yang hilang diterjang gelombang di perairan Tanjung Kalian Muntok masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan berhasil menemukan barang – barang milik para ABK, Selasa ( 21/9 ).

Danpos AL Muntok Kapten Laut (T) Yuli Prabowo mengatakan, barang – barang tersebut ditemukan pada pencarian kedua, Selasa siang.

“Tadi kami melaksanakan pencarian yang kedua, setelah pencarian yang pertama pagi tadi. Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, tim unsur maritim kembali melakukan pencarian menggunakan kapal Satpolair dan Basarnas menemukan barang milik ABK,” ujar Yuli Probowo.

Barang – barang yang ditemukan antara lain, sandal dan minuman. Lokasi penemuan tidak jauh dari TKP saat sekoci dihantam gelombang besar.

“Ada sendal dan minuman milik ABK, ditemukan tidak jauh dari breakwater depan Pelabuhan Tanjung Kalian. Lokasi penemuan ini, tidak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal sekoci, sekitar 200 meter lah,” ucap Yuli.

Sementara itu, Faki, salah seorang ABK KMP Jembatan Musi 1, rekan Jatmiko yang ikut serta menumpangi sekoci nahas mengakui bahwa barang – barang yang ditemukan memang milik mereka.

“Iya Pak, kalau minuman itu memang punya kami, sandal cokelat itu milik saya, kalau yang hitam itu punya kadet saya,” ucap Faki.

Menurut dia, mereka turun ke daratan tadi malam berniat membeli keperluan makanan dan minuman. Kebutuhan tersebut mereka beli di warung dekat mercusuar Tanjung Kalian.

“Ya sempat turun, membeli otak-otak di sekitar mercusuar pantai Tanjung Kalian, membeli nasi minuman dan sama keperluan lain-lain lah,” katanya.

Dia menuturkan, pada saat sekoci mereka diterjang gelombang, Jatmiko memang sudah tidak terlihat lagi. Bahkan ketika air masuk ke dalam sekoci dan mulai tenggelam, rekannya iti sudah tidak terlihat.

” Saat kami terombang-ambing dia agak jauh posisinya di belakang, terus memang sudah tidak terpantau atau terlihat. Nelayan yang membantu kami sempat melihat bajunya warna putih terapung, namun saat nelayan memutar kapal, dia sudah tidak ada,” ujar Faki.

Saat ini Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Sat Polair Polres Bangka Barat, TNI AL dan Basarnas masih melakukan pencarian. Sejauh ini belum ada titik terang keberadaan Jatmiko. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *