Pemkot Pangkalpinang Gelar Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi

PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Tenaga Kerja kembali menggencarkan program peningkatan keterampilan kerja bagi masyarakat melalui pelatihan berbasis unit kompetensi, yang menyasar lima bidang kejuruan: teknik sepeda motor, tata boga, tata rias pengantin, desain grafis, dan menjahit.

Pelatihan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go, pada Selasa (5/8/2025) di Ruang Balai Betason, dan akan berlangsung selama 14 hari ke depan. Sebanyak 45 peserta terpilih mengikuti kegiatan ini dari total 170 pendaftar, yang mencerminkan tingginya animo masyarakat terhadap pengembangan keterampilan kerja.

“Tingginya jumlah pendaftar menjadi bukti bahwa kebutuhan masyarakat terhadap pelatihan kerja sangat tinggi. Dari 170 pendaftar, hanya 45 yang bisa kami terima, artinya baru sekitar 26 persen yang terakomodasi,” ujar Mie Go dalam sambutannya.

Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menekan angka pengangguran terbuka, yang menurut data BPS tahun 2024 berada di angka 5,98 persen, naik dari 5,75 persen pada tahun sebelumnya.

Ini upaya nyata kami untuk mencetak tenaga kerja yang tidak hanya siap diserap industri, tetapi juga mampu menjadi wirausaha mandiri,” katanya.

Meski hingga saat ini Kota Pangkalpinang belum memiliki balai latihan kerja permanen, pelatihan tetap dilaksanakan dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara maksimal.

Pemerintah juga melibatkan bidang pembinaan, penempatan, dan produktivitas tenaga kerja, serta menyusun program berdasarkan aspirasi masyarakat dan masukan dari OPD terkait.

Kegiatan ini juga terbuka bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk komitmen terhadap inklusi sosial dan pemberdayaan yang setara.

Mie Go berharap para peserta tak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru dan menciptakan lapangan kerja, baik secara individu maupun berkelompok.

“Ke depan, kami ingin jumlah peserta terus ditingkatkan, juga ragam bidang pelatihan agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah,” pungkasnya. ( Riyanda )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *