Pemkab Babar Akan Dirikan Rumah Sakit Darurat Covid – 19

HEADLINE, KESEHATAN165 Dilihat

Tempilang — Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam waktu dekat akan mendirikan rumah sakit darurat untuk menangani pandemi Covid – 19.

Hal itu ia sampaikan usai rapat koordinasi dengan Forkopimda Provinsi Babel dan Bangka Barat di Gedung Serba Guna Kecamatan Tempilang, Rabu ( 28/7 ).

” Jadi rumah sakit darurat Covid dengan kapasitas yang sangat luar biasa dahsyatnya, 136 tempat tidur dan tentunya ini mudah – mudahan dapat lebih terfokuskan lagi penanganan Covid di Bangka Barat ini, khususnya di Muntok,” jelas Erzaldi.

” Karena dari data yang didapat bahwa Muntok ini penyumbang terbanyak kasus Covid, yang terpapar dirawat di rumah sakit serta terbanyak juga yang meninggal dunia,” sambungnya.

Namun kendati nantinya akan ada rumah sakit darurat bukan berarti masyarakat malah tidak berubah ke arah yang lebih baik dalam mematuhi prokes. Erzaldi berharap kerja sama masyarakat dalam hal tersebut akan lebih baik lagi, termasuk mengikuti aturan yang ada selama PPKM Level 4.

” Patuhi aturan – aturan ataupun kebijakan selama PPKM ini, seperti di tempat ibadah kalau sudah dibatasi tolong diikuti ketentuannya seperti apa, pakai masker dan lain sebagainya. Jangan menganggap tempat ibadah bebas. Ada anekdot kalau setan dan iblis nggak bisa masuk mesjid, tapi Corona bisa masuk mesjid. Hati – hati jadinya luar biasa ini,” tukasnya.

Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming yang ikut hadir dalam rakor menambahkan, rumah sakit darurat Covid rencananya berlokasi di Gedung Diklat BKPSDM dekat Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat. Pihaknya telah menyiapkan 150 tempat tidur, terdiri dari 136 bed yang ada di gedung diklat dan sisanya tambahan dari RSUD Sejiran Setason.

” Insya Allah kesiapan kita hampir 150 bed untuk rumah sakit kita. Ini langkah – langkah cepat yang kita ambil untuk menurunkan level PPKM, Insya Allah targetnya kan bisa turun sampai tiga dua dan satu,” kata Bong Ming Ming.

Menurutnya, paling lambat tanggal 1 Agustus rumah sakit tersebut sudah dapat direalisasikan. Sebab, pihaknya masih akan menyelesaikan urusan administrasinya dulu, namun Erzaldi minta dipercepat pada Jumat ( 30/7 ).

Rumah sakit tersebut kata Bong Ming Ming akan dilengkapi dengan tabung oksigen, ventilator serta peralatan lainnya.

” Insya Allah kita lengkapi dan tabung oksigen dan sebagainya sudah ada dan ventilator dan lainnya sudah dalam perjalanan Insya Allah. Dan kita akan melakukan beberapa hal juga tracking cepat dan sebagainya bekerja sama dengan tim Forkopimda Bangka Barat,” tutupnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *