PANGKALPINANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang menggelar Musyawarah Kerja di Hotel Sun Pangkalpinang pada Kamis (20/2/2025).
Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan tahun sebelumnya serta menyusun rencana kerja dan anggaran untuk periode 2024-2029.
Dalam musyawarah ini, Ketua PMI Kota Pangkalpinang, Muhammad Iqbal, menegaskan pentingnya keberlanjutan program dan kerja sama dengan berbagai pihak.
“Saya berkomitmen untuk terus menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” kata Iqbal.
“Keberhasilan organisasi ini tidak hanya terletak pada satu orang, tetapi pada kerja keras seluruh pengurus dan anggota. Kita harus lebih erat dan solid dalam menghadapi tantangan serta terus berinovasi demi kemajuan bersama,” sambungnya.
Di tahun 2024, PMI Kota Pangkalpinang mencatat pencapaian luar biasa dalam penyediaan darah dengan mengumpulkan 15.718 kantong darah, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 14.416 kantong. Ini berarti kebutuhan darah harian berkisar antara 40 hingga 50 kantong.
“Tentu ini menjadi tanggung jawab besar bagi kita semua dalam memastikan ketersediaan darah bagi masyarakat,” tambahnya.
PMI Kota Pangkalpinang juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung program mereka. Pemerintah Kota Pangkalpinang telah mengalokasikan dana sebesar Rp 200 juta, sementara Bank Indonesia turut berkontribusi dengan menyumbangkan satu unit bloodbank senilai Rp 170 juta.
Selain itu, juga dukungan dari hasil bulan dana yang dilakukan di sekolah sekolah sehingga mencapai angka 149 juta rupiah.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan, PMI Kota Pangkalpinang juga menyoroti kerja sama dengan rumah sakit yang telah terintegrasi dengan BPJS. Tercatat, PMI telah mengalokasikan dana sebesar Rp 1.377.820.000 untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kami berharap rumah sakit dan pemerintah daerah dapat terus berkolaborasi dengan PMI untuk mencari solusi terbaik dalam memenuhi kebutuhan darah di Kota Pangkalpinang,”ucap Iqbal.
Dengan berbagai tantangan yang ada, PMI Kota Pangkalpinang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.
Ke depan, PMI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan inovasi guna memastikan ketersediaan darah yang cukup serta memperkuat peran sosial dalam membantu masyarakat. ( Riyanda )
Musyawarah Kerja PMI Kota Pangkalpinang Bahas Evaluasi dan Rencana Strategis 2024-2029






























