MTI Mentok, Destinasi Favorit Pelajar untuk Belajar Sejarah Penambangan Timah

HEADLINE, PENDIDIKAN502 Dilihat

BANGKA BARAT — Museum Timah Indonesia (MTI) di Mentok menjadi salah satu destinasi favorit para pelajar yang ingin mempelajari sejarah pertambangan timah di Indonesia, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tidak mengherankan, Museum Timah Indonesia yang terletak di Mentok, Kabupaten Bangka Barat ini kerap dikunjungi para pelajar yang ingin menelusuri jejak sejarah pertambangan timah di Bangka Belitung.

Para pelajar dari berbagai daerah mendatangi museum ini untuk melihat koleksi lengkapnya, yang meliputi artefak terkait sejarah pertambangan timah, peralatan pertambangan dan masih banyak lagi.

Selain sejarah penambangan timah, museum ini juga memiliki galeri yang didedikasikan untuk sejarah Bangka dan Mentok, warisan sosial dan budaya, serta dampak Perang Dunia II di Mentok.

Dibangun pada tahun 1915, Museum Timah Indonesia di Mentok merupakan bangunan peninggalan era kolonial Belanda yang kaya akan sejarah dan ditetapkan sebagai situs warisan budaya di Bangka Barat.

Salah satu sekolah yang baru-baru ini mengunjungi museum tersebut adalah SDN 3 Pangkalpinang. Kunjungan mereka bertujuan untuk memperkenalkan dan memperdalam pengetahuan siswa tentang signifikansi sejarah Bangka Belitung.

“Kunjungan ke Museum Mentok merupakan bagian dari kurikulum pendidikan kami yang dirancang untuk membantu siswa mengenal sejarah lokal mereka, khususnya Bangka Belitung yang terkenal dengan industri timahnya,” kata Dede, guru dari SDN 3 Pangkalpinang, saat berkunjung ke MTI belum lama ini.

Hal senada juga dikatakan Ali Mafrohim, Kepala MTS Plus Bahrul Ulum Islamic Center Sungailiat, Bangka,

Menurut dia kunjungan mereka merupakan bagian dari program pendidikan Rihlah Tarbawiyah Tanazzuhiyah yang bertujuan untuk menjelajahi situs-situs bersejarah, termasuk Museum Timah Indonesia.

Dia berharap melalui program ini, siswa dapat lebih memahami sejarah pertambangan timah di Bangka, sehingga dapat memperkaya wawasan mereka.

“Salah satu alasan kami memilih Mentok sebagai destinasi adalah karena tempat ini menawarkan situs sejarah yang luar biasa. Museum ini menjadi salah satu tempat tujuan utama kami,” katanya.

Sementara itu Kania, seorang siswi MTS Plus Bahrul Ulum Islamic Center berbagi kegembiraannya tentang kunjungan tersebut.

“Museumnya mengesankan. Kami belajar tentang banyak hal yang belum kami ketahui sebelumnya, seperti sejarah timah, sejarah Mentok, dan situs Menumbing,” kata Kania.

Aska, siswa kelas V SDN 3 Pangkalpinang, juga mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap arsitektur dan pameran yang ada di museum tersebut.

“Banyak sekali hal menarik yang bisa dilihat, seperti bangunan museum itu sendiri, patung-patung yang mengenakan seragam PT Timah dan pakaian adat, dan masih banyak lagi pameran lainnya,” ungkapnya. ( Red )

Sumber: timah.com



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *