Muntok — Berawal dari hobbi menanam durian, Nurhulis atau biasa disapa Ulis merintis kebun durian unggulan di tahun 2004. Diatas lahan seluas 6 hektare, pria asal Muntok ini pun mulai menanam bibit – bibit duriannya.
Menurut dia, pada masa – masa awal ketika pohon duriannya berbuah, hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Bahkan dirinya kerap merugi karena kualitas buah duriannya masih jauh dari harapan. Penyebabnya, perawatannya tidak maksimal dan tidak sesuai SOP.
Tapi semua itu sudah berlalu, berkat kesabaran, ketekunan dan keyakinannya, Kebun Durian Delis Tani yang berlokasi di Desa Air Belo, Kecamatan Muntok, kini sudah sangat dikenal dan menjadi incaran para penggemar durian unggulan.
Bahkan tanggal 29 Juli 2021 nanti, Menteri Pertanian rencananya akan datang ke kebunnya dalam rangka launching durian tembaga super yang telah mendapatkan Sertifikat Unggul Nasional.
” Kebetulan tanggal 29 ada Menteri mau datang kesini mau launching durian tembaga yang mendapatkan sertifikat unggul nasional dari Menteri Pertanian. Jadi standard tembaga super dari sini. Sekarang masih tahap koordinasi dan rapat – rapat,” ujar Ulis saat ditemui di Kebun Durian Delis Tani, Desa Air Belo, Muntok, Sabtu ( 17/7 ).
Semua varietas durian yang ada di kebunnya merupakan unggulan, diantaranya namlung, tembaga super, katon, pulur sama putri dewa. Tidak hanya dari Muntok, para penggemar ” si raja buah ” dari Pangkalpinang pun rela berdatangan ke kebunnya setiap tahun.
” Panen tahun ini lumayan karena SOP ( perawatan ) kita sudah mendekati 95 persen. Jadi hasil cukup maksimal. Disini ada 43 varietas semuanya varietas dari Bangka. Semua unggul sih sebenernya tapi yang paling itu tembaga super. Harganya Rp. 500 ribu per kilogram,” jelasnya.
Meskipun mahal, durian tembaga super laris manis. Bahkan menurut dia, saat ini mereka kekurangan barang karena banyaknya permintaan.
Sekarang ini Ulis mulai merintis dan memikirkan pengepakan atau kemasan buah duriannya agar bisa dilempar ke pasar luar daerah.
” Rencana ke depan kalau sudah banyak orang tanam duren pasti banyak produksi kan, nah kita sekarang sudah mulai merintis tempat pengepakan mau kirim ke luar,” ujarnya.
Fitri, wanita asal Desa Pusuk yang berdomisili di Muntok, salah seorang penggemar durian mengatakan, dirinya tiap tahun selalu berkunjung ke kebun Delis Tani untuk membeli durian super tembaga.
Menurut dia, durian super tembaga memiliki cita rasa yang berbeda bila dibandingkan dengan durian unggulan lainnya. Selain rasanya legit, biji tembaga super berbentuk kecil pipih, sehingga daging buahnya lebih tebal.
” Tembaga beda sama namlung. Lebih enak yang ini lah. Kalau namlung agak pahit – pahit, kalau tembaga ini enak lah, legit. Bijinya beda kalau bahasa Bangkanya kelempet ( pipih ),” ujar Fitri. ( SK )






























