BANGKA BARAT — Perumahan PT. Timah atau lebih dikenal dengan Kompleks Peltim di Kecamatan Mentok akan dicanangkan sebagai Kampung Tertib Lalu Lintas. Terkait hal tersebut, Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri Kombes Pol Arman Achdiat mengunjungi Kompleks Peltim Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kamis ( 8/6/2023 ).
Tim yang dipimpin Kasub Ditdikmas Ditkamsel Korlantas Polri dan rombongan disambut Wakapolres Bangka Barat Kompol Andri Eko Setiawan.
Dalam kunjungannya, Kombes Pol Arman Achdiat melihat langsung Kompleks Peltim yang akan dijadikan sebagai kampung tertib lalu lintas.
Dalam sambutannya ia mengatakan dengan membentuk kampung tertib berlalu lintas, diharapkan muncul kesadaran, mulai dari keluarga kecil, anak anak, orang tua, pemuda-pemuda, yang memahami atau sebagai perantara untuk memberikan pemahaman langsung terkait tertib dalam berlalu lintas.
“Kualitas berlalu lintas yang rendah berpotensi menyebabkan masalah lalu lintas yang berdampak luas, dari perlambatan, kemacetan, kecelakaan atau masalah lalu lintas lainnya. Membangun kesadaran berlalu lintas merupakan tanggung jawab kita semua” ujar Arman Achdiat.
Belajar berlalu lintas dilakukan sepanjang hayat dan dimulai sejak usia dini untuk menyelamatkan anak bangsa dari korban sia – sia di jalan raya. Tertib berlalu lintas menurut dia merupakan wujud suatu peradaban yang sadar peka, dan peduli bagi keselamatan dirinya maupun orang lain
“Membangun lingkungan tertib berlalu lintas dapat dimulai dengan membangun” Kampung Tertib Lalu Lintas”. Kampung ini bukan sebatas membangun infrastruktur, tetapi juga membangun literasi berlalu – lintas untuk dapat merubah mindset, membangun mental dan sebagai gerakan moral bagi kemanusiaan dan keteraturan sosial” sambung Arman Achdiat.
Wakapolres Bangka Barat Kompol Andri Eko Setiawan mengatakan, pada dasarnya masyarakat lah sebenarnya yang mendukung memprakarsai, memberikan bantuan, berpartisipasi, ikut mengelola, menertibkan, merapikan, mengusulkan segala jenis tata tertib aturan lalu lintas.
“Kami Polres Bangka Barat hanya asistensi saja, memberikan dukungan karena sejatinya Polri dalam hal ini, tanpa peran serta aktif dari masyarakat, maka ketertiban, kelancaran lalu lintas tidak akan tercipta,” ucap Andri Eko.
Budaya tertib berlalu lintas itu menurut Andri Eko tidak bisa muncul tiba-tiba, salah satu sarana untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas itu contohnya adalah Kampung Tertib Lalu Lintas ( Kompleks Peltim ).
Andri Eko menambahkan, Polri dalam hal ini melakukan langkah-langkah preemtif bagaimana bisa mengedukasi, menjalin kerja sama dan sinergisitas masyarakat untuk berupaya tertib berlalu lintas. ( Red )
Sumber: Humas Polres Bangka Barat.
Kompleks Peltim akan Dijadikan Kampung Tertib Lalu Lintas





























