Jenazah Nelayan Pangkal Beras Ditemukan Mengapung di Air

Kelapa — Ali ( 62 ), nelayan yang dikabarkan hilang di Sungai Pangkal Beras, Kecamatan Kelapa akhirnya ditemukan Tim Gabungan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, Sabtu ( 9/4 ) siang.

Ali merupakan warga Desa Pangkal Beras, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat yang dikabarkan hilang sejak Jumat ( 8/4 ) kemarin, saat menjala udang di Sungai Pangkal Beras bersama dua orang rekannya menggunakan perahu masing – masing.

Tim Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Bangka Barat, Basarnas, Sat Polair, personel Polsek Kelapa dibantu warga mengevakuasi jenazah Ali ke rumah duka.

Kepala BPBD Bangka Barat, Achmad Nursandi mengatakan, jenazah Ali ditemukan mengapung di permukaan air dalam radius 50 meter dari perahunya.

” Ditemukan habis Zuhur tadi, jadi jenazah ini berhasil ditemukan berjarak sekitar 50 meter dari perahu korban. Jadi langsung kita bawa ke daratan, lalu kita serahkan ke Pak Kades untuk dimakamkan,” ujar Sandi.

Mengenai penyebab meninggalnya korban, Sandi belum bisa menjelaskan secara rinci karena tidak ada saksi saat kejadian. Namun menurutnya tidak ditemukan hal – hal mencurigakan di tubuh korban, seperti luka – luka maupun bekas gigitan binatang buas dan lain – lain.

” Saat ditemukan tidak ada luka, atau bekas gigitan di tubuh korban. Tidak ada saksi yang melihatnya, jadi korban ini dicari setelah tidak pulang ke rumahnya,” terang Sandi.

Diberitakan sebelumnya, Ali ( 63 ), warga Desa Pangkal Beras, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat dikabarkan hilang saat menjala udang di aliran sungai desa setempat.

Pria tersebut dikabarkan hilang sejak Jumat ( 8/4 ) siang kemarin. Diketahui Ali pergi mencari udang bersama dua rekannya menggunakan perahu masing – masing. Namun dari malam hingga pagi Ali tidak kunjung pulang, sedangkan dua rekannya sudah kembali ke rumah.

” Jadi pukul 14.00 WIB kemarin korban bernama Ali bersama dua orang rekan korban, pergi menjala udang di Sungai Pangkal Beras. Tapi sampai malam, korban ini tidak pulang ke rumah,” ujar Kepala BPBD Bangka Barat, Achmad Nursandi saat dikonfirmasi, Sabtu ( 9/4 ).

Sandi mengatakan saat warga setempat melakukan pencarian, mereka hanya menemukan perahunya saja, sementara Ali tidak diketahui keberadaannya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *