H. Sukirman Sebut Perencanaan Pelabuhan Tanjung Ular Sudah Sejak 2012

Muntok — Calon Bupati Bangka Barat Terpilih, H. Sukirman yang turut hadir bersama rombongan Tim Pengawasan dan Evaluasi ( Wasev ) TMMD ke – 110 di Bukit Menumbing, Muntok mengatakan, dirinya menyambut baik pembukaan akses jalan penghubung Pelabuhan Tanjung Ular.

Menurut dia, perencanaan pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular di Desa Air Putih sudah dilakukan sejak tahun 2012 lalu. Sebagai bupati baru, dirinya akan melanjutkan apa yang telah dilakukan bupati sebelumnya.

” Yang pertama selesaikan dulu jalan TMMD 13 kilo ini kan, saya pikir setelah direncanakan, dibangun dan kita teruskan. Kita sudah dari sana tadi, perencanaannya kan sejak tahun 2012 sudah kita rencanakan Pelabuhan Tanjung Ular yang terputus di 2016. Alhamdulilah dilanjutkan oleh Pak Parhan dan Pak Markus dan hari ini Insya Allah berlanjut,” kata Sukirman kepada awak media di Pesanggrahan Menumbing, Kamis ( 25/3 ) siang.

Setelah melihat progress kegiatan TMMD oleh Kodim 0431/BB yang sedang mengerjakan akses bahu jalan dari Desa Air Limau ke Desa Air Putih yang nantinya akan menjadi jalan penghubung utama ke Pelabuhan Tanjung Ular, Sukirman optimis Bangka Barat ke depan akan cepat mengalami kemajuan.

” Ya bagus lah seneng lah, Insya Allah Bangka Barat akan maju, sehat badannya tenang jiwanya cerdas otaknya,” ujarnya.

Sukirman juga mengatakan akan melanjutkan program pembangunan yang telah dilakukan bupati sebelumnya, Markus sesuai yang telah termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ).

” RPJMD itu bercerita tentang rencana pembangunan kan, berarti siapa pun yang ada disana kita harus melanjutkan,” cetus dia.

Ditanya gebrakan pertama apa yang akan ia lakukan setelah dilantik, mantan anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung ini mengatakan, semua akan berjalan normal – normal saja dan tidak ada yang berlebihan.

” Normal saja lah nggak ada yang lebih – lebih, lah tue juga kan. Tapi niatnya harus muda,” katanya.

Dirinya juga menegaskan perihal beberapa kepala OPD yang sudah selesai lelang jabatan dan tinggal menunggu pelantikan.

Menurutnya, apabila para kepala OPD tersebut dapat sejalan dengan visi dan misinya, dirinya tidak akan melakukan lelang ulang.

” Makanya ada waktu sebelum dilantik ini kan tim – tim pengelola ini harus sepakat dulu. Siapa koordinatornya? Sekda. Nah silahkan kalian bermufakat bahwa ada program kita seperti ini bagaimana jalan keluarnya. Kalau dapat sejalan apa masalahnya?,” tukas Sukirman. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: