PANGKALPINANG – Festival Semarak Ekraf Kota Pangkalpinang 2025 resmi ditutup oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Juhaini, dalam seremoni penutupan yang digelar di Alun-alun Taman Merdeka, Sabtu (10/5) malam.
Mengusung tema “Sikok Pangkalpinang Segale Kreasi”, festival ini telah berlangsung sejak Jumat (9/5) dan sukses menampilkan beragam karya dari pelaku ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Juhaini mengungkapkan rasa bangganya atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa festival ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga cerminan kuatnya semangat kolaborasi masyarakat dalam mengangkat potensi lokal.
“Kita patut berbangga, penutupan Festival Semarak Ekraf Kota Pangkalpinang 2025 berjalan sukses. Sebagaimana diketahui, Pangkalpinang merupakan salah satu kota yang ditetapkan sebagai pusat pengembangan subsektor kuliner dalam ekraf,” kata Juhaini.
Ia juga menyoroti kekayaan potensi ekonomi kreatif Pangkalpinang yang terwujud dalam berbagai bentuk, mulai dari kuliner, fashion, kerajinan tangan, seni pertunjukan, hingga teknologi digital.
“Ini adalah bukti bahwa Pangkalpinang merupakan rumah bagi talenta, inovasi, dan semangat kolaborasi,” tambahnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Juhaini turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba dalam festival tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat, baik pemerintah, pelaku usaha, komunitas, maupun masyarakat yang bersama-sama menjadikan festival ini sebagai wadah untuk mempromosikan karya-karya terbaik Pangkalpinang,” pungkasnya (Riyanda)






























