Diterkam Buaya, Nelayan Desa Delas Kehilangan Lengan Kanan

HEADLINE, Peristiwa1364 Dilihat

BANGKA SELATAN – Tangan kanan Arjo (35), warga Desa Delas, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, putus digigit buaya di daerah Sungai Binjai, desa setempat.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/1/24) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat kejadian tersebut, nelayan sungai ini bersama kedua anaknya ke pergi ke sungai untuk mengangkat tuguk (bubu).

Namun tidak disangka, tiba-tiba seekor buaya menerkam tangan kanan korban yang sedang mengangkat tuguk.

Gigitan buaya di tangan Arjo sangat kuat. Di tengah rasa kesakitan yang luar biasa, Arjo berusaha melawan mencoba melakukan untuk melepaskan gigitan buaya.

Semakin Arjo berusaha, semakin kuat pula buaya itu mengigit tangan kanannya. Darah pun mengucur dari tangannya.

Tanpa putus asa, Arjo terus berusaha melepaskan diri dari gigitan buaya dengan sekuat tenaga, hingga akhirnya aligator itu melepaskan gigitannya.

Tanjaya, Penjabat Kepala Desa Delas membenarkan kejadian warganya yang disambar buaya, akan tetapi dia mengakui belum bisa menceritakan secara persis kronologisnya peristiwa itu.

“Informasinya benar. Saat ditemukan warga dia sudah dalam perjalanan pulang, dan dua warga langsung diantar pulang menggunakan sepeda motor ke rumahnya,” kata Tanjaya.

Ia menjelaskan, ketika sampai di rumah, korban langsung dilarikan ke ke Rumah Sakit Umum Daerah Bangka Tengah untuk mendapat pertolongan. Dia menyebut korban juga luka-luka akibat gigitan buaya.

“Saat ini korban dirujuk ke rumah sakit di Pangkalpinang. Tadi juga sebagian warga membantu mencari tangan kanan korban,” jelasnya.

Tanjaya mengimbau kepada warganya yang tinggal dan beraktivitas di tepi sungai agar berhati-hati karena buaya bisa menyerang kapan saja.

“Waspadai serangan buaya yang bisa datang kapan saja,” pesannya. (Suf)


Link sumber: https://mediaqu.co/
cmnnews.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *