BANGKA – Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, menggelar acara “Titang Tue” atau Doa Sekampung untuk menolak bala (marabahaya) dan doa pengalihan musim dari musim Barat ke musim Timur pada Minggu (17/2/2025).
Acara yang digelar di lapangan bola Desa Bintet ini merupakan pelaksanaan kedua kalinya yang selalu mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
Camat Belinyu, Lingga Pranata, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya acara ini bagi masyarakat setempat.
“Alhamdulillah hari ini kita mengadakan Titang Tue di Bintet tahun 2025. Kehadiran Pj Bupati Bangka menandakan dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan Titang Tue doa sekampong di Desa Bintet ini,” ujar Lingga.
Lingga juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk melestarikan adat dan budaya yang ada.
Ke depannya, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan guna menjunjung tinggi adat budaya yang telah lama diwariskan oleh nenek moyang kita,” tambahnya.
Pj Bupati Bangka, Isnaini dalam kesempatan yang sama juga mengungkapkan dukungannya terhadap pelestarian tradisi yang ada di Desa Bintet.
“Masyarakat Kabupaten Bangka memiliki latar belakang adat istiadat, budaya, dan suku agama yang berbeda. Keberagaman ini adalah kekayaan dan identitas kita sebagai bangsa yang harus saling menghargai dan menghormati satu sama lain,” kata Isnaini.
Isnaini menjelaskan, tradisi adat seni budaya yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Bangka harus terus dilestarikan.
“Titang Tue adalah salah satu tradisi unik yang diwariskan turun-temurun di Desa Bintet dan patut kita jaga bersama,” ujarnya.
Acara Titang Tue ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan budaya, antara lain dambus, pencak silat, tari kedidi, tari Samber Kelayang Putih, pembacaan Titang Tue, saji Buk Idang 5 dusun, doa bersama (ketupat lepas), dan tari Bedincak Bersama.
Kegiatan ini menjadi simbol kuat bagi masyarakat Desa Bintet untuk menjaga tradisi dan mempererat tali persaudaraan antar warga. ( Riyanda )
Desa Bintet Gelar Titang Tue, Doa Sekampung untuk Tolak Bala dan Pengalihan Musim






























