Buka Program Magang Praja IPDN, Akhmad Subekti: Agar Nanti Siap Ditugaskan

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang membuka program magang bagi 18 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun Ajaran 2024/2025, yang berlangsung di Smart Room Center (SRC), Rabu (9/4/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Pangkalpinang, Akhmad Subekti, mewakili Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin.

Dalam sambutannya, Akhmad Subekti menyampaikan bahwa program magang ini diikuti oleh Praja dari semua tingkatan, mulai dari tingkat pertama hingga ketiga.

“Itu terdiri dari semua tingkatan. Tingkat 1 Praja Pertama, Tingkat 2 Praja Muda, Tingkat 3 Praja Madya. Mereka semua tingkatan ada,” jelasnya.

Ia menerangkan, penempatan magang dilakukan berdasarkan tingkatan Praja. Tingkat pertama akan magang di kelurahan dan desa selama tiga minggu, tingkat kedua di kecamatan selama satu bulan, dan tingkat ketiga akan magang di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan jurusan masing-masing selama lima minggu.

“Semua tingkatan juga mendapatkan uang makan. Dari 18 orang itu, tingkat 1 ada 7 orang, tingkat 2 ada 3 orang, dan tingkat 3 ada 8 orang,” tambah Subekti.

Subekti juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan tahun ini, di mana setelah cuti, para Praja langsung melanjutkan program magang. Selain itu, kampus IPDN nantinya akan digunakan untuk kegiatan retret kepala daerah, setelah sebelumnya gelombang pertama dilaksanakan di Akademi Militer (Akmil).

“Karena tujuan magang IPDN ini yang jelas arahannya agar mereka siap ditugaskan. Dunia kampus dan ruang kerja sangat berbeda. Praja harus terlibat langsung di lingkungan kerja kelurahan, kecamatan, dan OPD. Ini penting untuk menambah wawasan dan pengalaman mereka,” pungkasnya. ( Riyanda )



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *