Basarnas Babel Imbau Masyarakat Waspadai Hujan Lebat dan Sambaran Petir

PANGKALPINANG — Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menghimbau seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang saat ini berpotensi hujan lebat disertai angin kencang, serta bahaya sambaran petir.

Kakansar Pangkalpinang Mikel Rahman Junika mengatakan, berdasarkan informasi cuaca terkini, aktivitas petir diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah daratan maupun perairan Bangka Belitung, terutama pada saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Kondisi ini berisiko menimbulkan gangguan aktivitas masyarakat, khususnya nelayan, pelayaran, aktivitas luar ruangan, serta pekerjaan di area terbuka,” kata Mikel, Senin ( 8/12 ).

Selama tahun 2025 berbagai kejadian akibat sambaran petir sering terjadi baik di wilayah perairan maupun di wilayaah pertambangan yang ada di wilayah kepulauan bangka belitung, seperti pada oktober 2025 silam.

Basarnas Babel mengevakuasi 4 orang nelayan yang mengalami kejadian disambar petir saat melaut di perairan tuing.

Satu hari yang lalu juga Tim SAR Gabungan dari Satpolairud Polres Bangka dan Laskar Sekaban mengevakuasi nelayan yang tewas akibat tersambar petir di perairan karang langkore, bangka.

“Mengingat cuaca saat ini yang masih buruk dan berubah-ubah di beberapa wilayah Kepulauan Bangka Belitung, BASARNAS menyampaikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat,” kata dia.

Imbauan BASARNAS yakni:

1. Menghindari aktivitas di ruang terbuka saat terjadi hujan disertai petir.

2. Tidak berteduh di bawah pohon, tiang listrik atau bangunan terbuka yang berisiko tersambar petir.

3. Menunda aktivitas melaut sementara waktu bagi nelayan dan pengguna transportasi laut jika cuaca memburuk.

4. Mengamankan peralatan elektronik dari potensi lonjakan listrik akibat sambaran petir.

5. Waspada terhadap kemungkinan bencana turunan, seperti pohon tumbang, genangan air dan gangguan pelayaran.

Basarnas Bangka Belitung juga memastikan kesiapsiagaan personel serta sarana prasarana SAR guna mengantisipasi kemungkinan kejadian darurat akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut.

“Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi cuaca dari instansi terkait serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat melalui Call Center BASARNAS 115,” tutup Mikel Rahman. ( Red )



Sumber: Humas BASARNAS Bangka Belitung.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *