Aspikom dan Mafindo Gembleng Pemilih Pemula Sikapi Hoaks terkait Pemilu 2024

HEADLINE, PENDIDIKAN565 Dilihat

BANGKA — Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) wilayah Bangka Belitung bermitra dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) wilayah Babel mengadakan Pelatihan Sekolah Kebangsaan Tular Nalar, di Aula Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Tujuan kegiatan tersebut antara lain untuk memberikan ilmu kepada pemilih pemula terkait penyelenggaraan Pemilu, tentang sistem Pemilu Indonesia dan menyikapi hoaks, dengan tema ” Pengindraan Hoaks dalam Pemilu “.

Program Sekolah Kebangsaan (SK) tersebut difasilitasi oleh akademisi dari IAIN SAS Bangka Belitung, STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat Bangka serta para praktisi yang bekerja di berbagai instansi pemerintah daerah. Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Yera Yulista selaku Koordinator Wilayah ASPIKOM Babel.

Yera Yulista mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting diberikan kepada siswa sebagai pemilih pemula, khususnya kepada mereka yang berusia 17 tahun. Tujuannya adalah agar mereka bisa mendapatkan informasi Pemilu secara utuh, tantangan misinformasi dan disinformasi seputaran Pemilu, sehingga diharapkan mereka mau peduli untuk berpartisipasi dalam Pemilu dan tidak mudah termakan informasi hoaks.

“Harapan saya kepada para pemilih pemula yang telah mengikuti pelatihan Sekolah Kebangsaan ini mereka bisa mengenal siapa saja calon yang akan mereka pilih sebagai pemimpin Indonesia di masa mendatang, sehingga mereka lebih selektif dan mereka juga bisa menyaring informasi mana saja yang kira-kira hoaks atau bukan,” kata Yera, Sabtu ( 9/12/2023 ).

Yera juga menambahkan, hasil dari pelaksaan kegiatan mereka kemarin, bahwasanya 105 peserta siswa SMK Negeri 2 Sungailiat Bangka sangat antusias dan tertarik mengikuti diskusi terkait isu-isu politik dan Pemilu yang sedang berkembang.

“Semoga setelah pelatihan ini mereka semua bisa berfikir kritis ketika mendapatkan informasi hoaks seputar Pemilu yang beredar luas di media sosial, karena dalam pelatihan kemarin kami juga memberikan materi seputar teknik-teknik para buzzer, ketika mereka menyerang lawan politiknya, ” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Kesiswaan SMK Negeri 2 Sungailiat Bangka Andhy Bambang Prasetyo, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan wawasan dan pemahaman kepada peserta didik, karena pemahaman ini sangat berguna bagi mereka dalam menyikapi Pemilu yang akan diselenggarakan secara serentak di tahun 2024. ( Manda )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *