Arief Tegaskan SK Dukungan DPD Hanura kepada Paslon 1 Tidak Sah

Muntok — Ketua DPC Partai Hanura Bangka Barat, Arief Ferdiansyah mengatakan, karena DPC Hanura Bangka Barat sejak awal sudah mendukung pasangan nomor urut 2, H. Sukir – Bong Ming Ming ( Bersanding ), namun di tengah jalan tiba – tiba DPD Hanura Babel juga mengusulkan paslon lain ke DPP, maka hal itu menjadi pertimbangan DPP Hanura.

” Pertimbangan DPP, sebelum DPD berkomunikasi dan kompak dengan DPC, SK dukungan tidak akan pernah dikeluarkan. Jadi DPC bergerak sesuai yang sudah ada saat ini,” tukas Arief di Cafe Saye, Muntok, Kamis ( 15/10/2020 ) siang.

” Jadi intinya saya berjuang untuk Bersanding ini tanpa ada clue – clue dari DPP tentu saya tidak berani juga kan,” sambungnya.

Bahkan kata Arief, sesuai aturan partai, SK dukungan yang dikeluarkan DPD untuk paslon nomor urut 1, Markus – Badri Syamsu tidak sah, sebab SK tersebut bukan dari DPP.

” SK yang dikeluarkan untuk paslon nomor 1 ini SK DPD, jadi bagi kami sesuai aturan partai tidak sah. Jadi tidak ada hak mereka untuk memberikan sanksi kepada kami,” cetusnya.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris DPC Hanura Bangka Barat, Mahdi.

” Jadi SK dukungan yang dikeluarkan DPD kemarin tidak sah. Saya berani mengatakan tidak sah karena mekanismenya begitu. Pilkada ini di kabupaten jadi ranahnya DPC. Artinya status DPD hanya memberikan surat pengantar kepada DPP dan DPD tidak ada hak politik untuk menentukan dukungan ke arah siapa,” tegas Mahdi.

” Yang punya hak politik adalah DPP. Jadi saya sebagai Sekretaris mengatakan bahwa surat DPD itu tidak sah dan tidak berlaku,” tukasnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: