Aksi Lempar Batu di Desa Berang Viral di Medsos, Polisi Tingkatkan Patroli

Simpang Teritip — Aksi pelemparan batu dari orang tidak dikenal yang menyasar truk – truk yang melintas di Jalan Raya Pangkalpinang – Muntok, tepatnya di Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat viral di media sosial facebook.

Aksi yang terbilang merusak itu pun meresahkan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut, sehingga salah seorang pengguna facebook bernama Apriyadi mengunggah video berdurasi 32 detik diakunnya.

Dalam video itu terlihat dua truk dalam kondisi kacanya retak, bahkan pecah akibat terkena lemparan batu. Parahnya lagi, menurut Apriyadi, mereka juga dikejar dua orang terduga pelempar yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam di Desa Berang.

Selain itu, akun grup facebook Forum Komunikasi Masyarakat Bangka Belitung juga menggunggah konten yang sama, dimana satu truk mengalami pecah kacanya akibat lemparan batu.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek
Simpang Teritip, IPTU Imam Satriawan mengaku sudah mengetahuinya, kendati hingga saat ini belum mendapat laporan dari para korban pelemparan.

” Belum ada laporan, kami konfirmasi ke Polres Bangka Barat juga tidak ada,” ujar Imam saat dikonfirmasi via telepon, Rabu ( 30/3 ).

Namun personel Polsek Simpang Teritip tidak tinggal diam. Mereka masih berupaya mencari informasi dari para korban serta meningkatkan patroli, terutama di beberapa titik yang dianggap rawan di malam hari.

” Dengan viralnya video tersebut sudah meningkatkan patroli dan sudah berkoordinasi dengan perangkat desa, khususnya di jalur – jalur lintas,” tegas Kapolsek.

Imam pun meminta masyarakat dapat bekerja sama dengan Polisi bila mendapat informasi adanya muda-mudi atau orang – orang yang disinyalir melakukan hal – hal yang tidak diharapkan. Pihaknya siap menerima pengaduan.

” Kita harapkan masyarakat agar dapat berkoordinasi dengan Polsek Simpang Teritip dan kami pun siap menerima pengaduan dari masyarakat yang mengalami kejadian,” tandas Imam. ( SK ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *