BANGKA BARAT — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung Mahligai Betason II, Kantor DPRD di Kecamatan Mentok, Kamis ( 6/7 ).
Markus mengatakan ada penyesuaian pada postur pendapatan, belanja, maupun pembiayaan daerah untuk mengoptimalkan target pembangunan daerah.
Pada sektor pendapatan daerah, nilai yang semula dianggarkan sebesar Rp807,01 miliar mengalami kenaikan sebesar Rp90,23 miliar, sehingga total proyeksi pendapatan menjadi Rp897,25 miliar.
Kenaikan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD): Naik sebesar Rp32,32 miliar, dari semula Rp106,83 miliar menjadi Rp139,16 miliar.
Pendapatan Transfer: Mengalami peningkatan sebesar Rp57,91 miliar, dari angka awal Rp700,18 miliar menjadi Rp758,09 miliar.
Sisi belanja daerah juga mengalami penyesuaian signifikan. Anggaran belanja bertambah sebesar Rp90,07 miliar, bertolak dari angka awal Rp887,37 miliar menjadi Rp977,45 miliar.
Dengan perbandingan total pendapatan dan total belanja tersebut, postur rancangan ini mencatatkan defisit anggaran sebesar Rp80,20 miliar.
Sementara itu, pada pos pembiayaan daerah mencakup dua aspek penyesuaian:
Penerimaan Pembiayaan: Mengalami penurunan sebesar Rp1,02 miliar, dari Rp81,36 miliar menjadi Rp82,39 miliar.
Pengeluaran Pembiayaan: Diproyeksikan berkurang dari semula Rp2,18 miliar menjadi Rp1,18 miliar.
Markus berharap penyesuaian alokasi anggaran ini dapat berjalan korelatif dengan prioritas serta sasaran pembangunan tingkat provinsi maupun nasional.
Selain itu, langkah ini diharapkan mampu mendorong pencapaian indikator makro daerah agar pembangunan di Kabupaten Bangka Barat berjalan lebih terarah dan terkendali.
“Besar harapan kami penyampaian rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini dapat segera dibahas bersama dengan Badan Anggaran DPRD untuk menyempurnakan kekurangan – kekurangan yang ada agar menjadi lebih baik demi kemajuan negeri Sejiran Setason,” ujar Markus.
Rapat paripurna ini dihadiri Wabup Yus Derahman, tiga pimpinan DPRD dan segenap anggota dewan serta tamu undangan lainnya. ( * )
Markus Sampaikan Rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPRD Bangka Barat






























