Penemuan Mayat Bersandar di Pohon Sawit Gegerkan Warga Desa Air Bulin

HEADLINE, Peristiwa92 Dilihat

BANGKA BARAT – Masyarakat Desa Air Bulin, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat digegerkan peristiwa penemuan sesosok mayat laki – laki bersandar di pohon kelapa sawit dalam posisi berdiri, di perkebunan kelapa sawit di desa setempat, Kamis ( 11/6/2026 ).

Jajaran Polsek Kelapa bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Bangka Barat bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan evakuasi mayat tersebut.

Menurut Kapolsek Kelapa Iptu Dahri Iskandar, jasad korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kebun, H. Darmawan (56), sekira pukul 10.10 WIB.

“Saat hendak melanjutkan aktivitas di kebun, saksi melihat korban dalam posisi bersandar di salah satu pohon kelapa sawit dengan kondisi leher terjerat tali,” jelas Dahri.

Darmawan kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat dan Bhabinkamtibmas Desa Air Bulin.

Berdasarkan pemeriksaan kartu identitas (KTP) yang ditemukan petugas di saku pakaian korban, pria malang itu diketahui bernama Yana Mulyana (33), beralamat di Kampung Sukapadang, Desa Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

“Di TKP kita juga mengamankan sejumlah barang bukti milik korban berupa dompet berisi tanda pengenal, uang tunai, serta sepasang sandal jepit,” terang Dahri.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan TKP dan mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Kelapa sekira pukul 14.30 WIB untuk dilakukan visum luar.

Berdasarkan keterangan medis dari dokter jaga Puskesmas Kelapa, dr. Hendy Johan, korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari 24 jam.

Dari hasil pemeriksaan luar, ditemukan bekas jeratan yang cukup dalam di bagian leher yang berasal dari tali hoodie yang dikenakan korban, serta terdapat beberapa luka luar di bagian tangan dan kaki.

Guna memastikan penyebab utama kematian korban secara ilmiah serta mencegah timbulnya spekulasi di tengah masyarakat, Polres Bangka Barat bersama Polsek Kelapa saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam (lidik/sidik).

Pihak kepolisian juga terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian untuk mengumpulkan petunjuk tambahan.

Saat ini jenazah korban telah dipindahkan ke Ruang Pemulasaran RSUD Sejiran Setason guna proses penyimpanan, sembari pihak kepolisian melakukan koordinasi lebih lanjut dan menunggu kedatangan pihak keluarga korban. ( * )



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *