Longsor di Tambang Pemali, 3 Tewas 4 Masih Tertimbun

HEADLINE, Peristiwa221 Dilihat

BANGKA — Tujuh orang tertimbun tanah longsor pada laka tambang di area tambang timah di kawasan Pondi, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Senin ( 2/2 ).

Informasi yang dihimpun menyebut peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, sekelompok penambang sedang beraktivitas menggunakan alat berat.

Tiba-tiba, kontur tanah di sekitar lokasi menjadi tidak stabil dan longsor seketika, menimbun para pekerja beserta alat berat yang sedang beroperasi.

Rekan korban yang selamat berupaya melakukan evakuasi mandiri sesaat setelah kejadian. Sebanyak tiga orang berhasil dievakuasi namun dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara itu, empat penambang lainnya dilaporkan masih tertimbun material longsor.

Merespons laporan warga, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang segera menerjunkan satu tim rescue ke lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, Polres Bangka, BPBD Bangka, SAR Brimob, Laskar Sekaban, serta masyarakat setempat kini tengah bahu-membahu melakukan penyisiran.

Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengkonfirmasi tantangan yang dihadapi tim di lapangan.

“Kita sore ini menerima informasi tentang adanya pekerja tambang yang tertimbun longsoran tanah dan segera mengirimkan tim rescue,” ujar Mikel.

Ia menambahkan kondisi medan cukup berbahaya karena lokasi tanah yang tidak stabil dan rawan longsor susulan.

Hal itu menjadi tantangan utama tim dalam upaya pencarian empat pekerja yang masih tertimbun.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan potensi SAR terkait untuk memaksimalkan proses pencarian. Semoga operasi ini diberi kelancaran,” pungkas Mikel. ( Red )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *