BANGKA BARAT — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mengadakan rapat dengan Kodim 0431/BB di Operasional Room 1 Setda Bangka Barat, di Kecamatan Mentok, Rabu ( 30/4/2025 ).
Rapat digelar guna membahas hibah tanah untuk pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga dan Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip.
Hadir dalam rapat tersebut antara lain
Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Bangka Barat Safrizal, Dandim 0431/Bangka Barat Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval, Danramil 431-01/Jebus dan Camat Parittiga.
Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Bangka Barat Safrizal mengatakan, terkait hibah tanah pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di Desa Air Gantang,
pemerintah daerah bersama pihak TNI sudah melakukan tahapan-tahapan dalam penentuan wilayah, luasan lahan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
“Hingga saat ini, tidak adanya konflik dalam penyediaan lahan tersebut dalam lingkungan masyarakat sekitar. Namun saat ini perlunya pengalihan status terhadap lahan tersebut sehingga lahan tersebut memiliki kejelasan fungsi, dengan demikian dapat meminimalisir konflik lahan di kemudian hari,” kata Safrizal.
Di lain pihak, Dandim 0431/Bangka Barat Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval mengatakan, pemerintah berencana membentuk 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan hingga 2025 yang akan dilengkapi dengan kompi peternakan, perikanan, pertanian dan kesehatan.
“Batalyon ini dirancang untuk membantu pemerintah daerah dalam menjalankan tugas memakmurkan rakyat dan menjaga lingkungan dan program swasembada pangan dan pembangunan infrastruktur,” ucap Nauval.
Menurut Nauval, ini bukan semata – mata program TNI saja, melainkan program Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto. Pihaknya pun telah melakukan beberapa tahapan, di antaranya pengecekan lahan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara lisan.
“Kami meminta bantuan dari Pemda ke pemerintah pusat dalam pengalihan fungsi kawasan hutan yang dapat di fungsikan oleh TNI,” ujar Dandim.
“Dari tanah hibah dan mempunyai sertifikat dalam pembangunan bataliyon infanteri teritorial di Kabupaten Bangka Barat dengan dua alternatif dengan secara alih status dan pinjam pakai sampai menunggu proses,” pungkas Nauval.
Seperti diketahui, program ini merupakan kebijakan langsung dari pemerintah pusat dalam pembangunan daerah melalui TNI AD pada program Asta Cita. Oleh kerana itu, pihaknya mengajak seluruh OPD untuk mensukseskan program tersebut. ( SK )
Pemda dan Kodim 0431 Bangka Barat Gelar Rapat Bahas Hibah Tanah Batalyon Infanteri Teritorial






























