Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kondisi Darurat, Rutan Mentok Gelar Simulasi Kebakaran dan Evakuasi

BANGKA BARAT, HEADLINE1006 Dilihat

BANGKA BARAT — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mentok menggelar simulasi kebakaran dan evakuasi, melibatkan seluruh pegawai serta petugas pemadam kebakaran dari Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka Barat, Senin ( 10/2/2025 ).

Simulasi ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kondisi darurat,
juga memberikan pemahaman serta keterampilan bagi seluruh petugas Rutan dalam menghadapi situasi darurat, khususnya kebakaran.

Perwakilan dari Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka Barat sebagai instruktur, menjelaskan prosedur standar dalam menangani kebakaran serta pentingnya kerja sama tim dalam proses evakuasi.

Kepala Rutan Kelas IIB Muntok Achmad Adrian mengatakan, simulasi mencakup berbagai skenario, mulai dari deteksi awal kebakaran, evakuasi warga binaan, langkah awal jika terjadi masalah pada tabung gas, hingga penanganan langsung menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Adrian menekankan pentingnya kesiapan setiap pegawai dalam menghadapi kemungkinan insiden kebakaran di lingkungan Rutan.

“Kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak dari kebakaran. Dengan simulasi ini, kami berharap seluruh pegawai dapat bertindak cepat dan tepat jika terjadi kondisi darurat,” kata Adrian.

Menurut dia sesuai Instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, pentingnya kerja sama antar lembaga daerah seperti APH dan OPD dilingkungan UPT Pemasyarakatan.

Maka, pihak Rutan Muntok mengundangan Kapolres Bangka Barat AKBP Ade Zamrah, Ketua PN Mentok Iwan Gunawan, Kasatpol PP Sidarta Gautama, Kepala BPBD Bastomi dan beberapa pimpinan OPD lainnya untuk ikut hadir dalam melihat simulasi ini dan berkunjung ke Rutan.

“Harapan kami ke depan, tidak hanya kami petugas Rutan yang mencintai Rutan kita ini, tapi semua stakeholder dan masyarakat sekitar kita,” imbuh Adrian.

Simulasi ini mendapat respons positif dari seluruh peserta yang terlibat. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru serta keterampilan praktis dalam menghadapi situasi kebakaran.

“Pelatihan seperti ini sangat penting, terutama bagi kami yang bertugas di Rutan. Kami jadi lebih paham bagaimana menangani kebakaran dan mengevakuasi warga binaan dengan aman,” ujar salah seorang petugas Rutan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Rutan Kelas IIB Muntok semakin siap dalam menghadapi potensi bencana kebakaran dan mampu melindungi keselamatan seluruh penghuni Rutan, baik pegawai maupun warga binaan. ( SK )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *