Wartawan Korea Sambangi PWI, IKN Jadi Bahasan Hangat

HEADLINE, NASIONAL1271 Dilihat

JAKARTA — Rombongan wartawan Korea yang tergabung  dalam Journalists Association of Korea (JAK) tiba di Jakarta, Kamis (9/11), setelah sebelumnya mengunjungi Bali selama empat hari.

Rombongan yang dipimpin Presiden JAK, Kim Dong Hoon didampingi wakilnya, Lee- Ju Hyung tertarik menggali isu politik Indonesia terkini dan masalah pelayanan publik Jakarta, seperti layanan air minum dan lainnya.

Wartawan Korea bertanya apa alasan ibu kota RI Jakarta dipindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan? Pertanyaan itu dijawab oleh Marthen Selamet Susanto, Pemimpin Redaksi Koran Jakarta yang menerima rombongan wartawan Korea, selaku Bendahara Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

“Pemindahan ibu kota di Jakarta ke IKN salah satunya untuk memeratakan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi,” tutur Marthen yang mendampingi Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, M Nasir.

Wartawan Korea menduga ada masalah serius di Jakarta, terutama pelayanan publik, sehingga ibu kota harus dipindahkan ke Kalimantan. Mereka mempertanyakan persoalan layanan publik di Jakarta terkini.

Masalah pelayanan air minum di Jakarta tidak luput dari perhatian mereka.
Persoalan pelayanan air, kata Marthen, tidak ada masalah. Pengelolaan air dilakukan oleh perusahaan daerah air minum yang pernah bekerja sama dengan pihak swasta.

“Namun sampai sekarang air minum di Jakarta belum bisa diminum langsung, tetapi sebagai kebutuhan air bersih cukup memadai,” kata Marthen.

Selain menanyakan jumlah penduduk Jakarta yang berbeda antara malam dan siang hari, wartawan Korea juga tertarik dengan isu politik Indonesia terkini.

Bahasan calon presiden dan calon wakil presiden RI menjadi menarik. Rombongan tampak bersemangat membahas politik, khususnya pemilihan umum.

Setibanya di Jakarta, dari Bandara Soekarno- Hatta rombongan JAK diajak untuk menikmati makan siang di Sate Khas Senayan, yang langsung dijamu oleh tim dari PWI Pusat.

Kedatangan JAK ke PWI Pusat merupakan kunjungan persahabatan antara wartawan Indonesia dan Korea Selatan yang sudah terjalin sejak lama.

Sementara itu Park Jong Hyun yang juga Ketua Bidang Luar Negeri JAK mengatakan, ia dan rombongan sangat menikmati sate ayam maupun daging di restoran tersebut.

“Semua makanan yang disajikan, kami menyukainya, rasanya seperti makanan yang ada di Korea,” ujar Park Jong Hyun yang mengaku ingin membuka restoran serupa di Korea. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *