10 Orang Tertular Covid, Dusun VI Pait Jaya di Lockdown

HEADLINE, KESEHATAN168 Dilihat

Muntok — Dusun VI RT. 003, RW.001, Pait Jaya, Desa Belo Laut terpaksa di lockdown selama 10 hari. Penyebabnya, berdasarkan hasil tracking pasien Covid yang meninggal dunia, 10 orang di daerah ini dinyatakan positif terpapar virus Corona.

Anggota Polres Bangka Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Agus Siswanto, telah menutup akses jalan ke Dusun VI Pait Jaya, tepatnya di sebelah SMAN 1 Muntok, Selasa ( 6/7 ) malam.

Anggota Polres akan berpatroli memantau area tersebut, terutama pada rumah – rumah yang terinfeksi Covid – 19.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat, Sidarta Gautama saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Namun malam ini pihaknya belum dapat mempublikasikan model lockdown-nya seperti apa karena masih menunggu hasil Tim Surveilans.

” Iya besok kita publish model lockdown-nya karena kita masih menunggu hasil kajian Tim Surveilans terkait tingkat kondisi terkininya yang menjadi dasar penentuan model lockdown-nya,” kata Sidarta, Selasa ( 6/7 ) malam.

Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto yang terjun langsung ke lokasi memberikan pengarahan kepada warga setempat.

Kapolres mengatakan, untuk kegiatan ibadah sementara dilakukan di rumah.
Warga pun dibatasi keluar rumah sampai pukul 20.00 WIB.

” Nanti kita periksa orang yang lewat benar – benar tidak boleh masuk ke sini. Disini masih masih bisa keluar yang esensial itu yang kegiatan ekonomi penting, yang kerja tapi yang kerjaannya yang nggak ngumpul – ngumpul. Kalau jualan tapi nggak ngumpul boleh,” kata Agus.

Bagi warung makanan masih diperbolehkan buka, tapi pembeli harus membawa makanannya pulang ke rumah. Sedangkan bagi warung – warung yang tidak berkaitan dengan bahan pokok diminta untuk tutup.

Selain itu, bagi warga yang akan bekerja akan dilakukan swab. Kegiatan yang menimbulkan kerumunan masih diperbolehkan, maksimal 7 orang.

” Yang nggak penting silahkan di rumah untuk jaga kesehatan bersama lah supaya kita nggak nulari atau tertular yang lain. Beli kebutuhan sehari – hari tetap boleh,” sambungnya.

Namun Agus masih mengizinkan warga yang hendak pergi bekerja shift 3 malam ini. Sementara bagi yang warga yang tidak mempunyai kegiatan penting diminta untuk tetap di rumah saja.

” Kita perhatikan betul – betul minimal ada perhatian dan tidak dianggap ini hal yang biasa – biasa aja, kita memang ada yang terinfeksi kemudian menular. Kita sudah lakukan tracing, 11 hasilnya. Saya kira ini bisa dipahami ya, demi kepentingan kita bersama. Silahkan pulang ke rumah masing – masing, nanti kita akan patroli terutama yang terinfeksi,” tutup Agus. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *