Muntok — Kecamatan Muntok keluar sebagai juara umum Porkab ke – III Bangka Barat 2021, setelah memborong 5 medali emas pada cabor terakhir, pencaksilat yang digelar di Gedung Majapahit Unmet Muntok, Minggu ( 3/10 ).
Kecamatan Kelapa yang sebelumnya berada di puncak klasemen harus turun ke posisi runner up karena pada cabang pencaksilat hanya mendapatkan 1 medali emas.
Pada hari terakhir pelaksanaan Porkab ke – III, Muntok berhasil mengoleksi 26 medali, terdiri dari 10 emas, 8 perak dan 8 perunggu.
Peringkat kedua diraih Kecamatan Kelapa dengan total 21 medali, yakni 9 emas, 8 perak dan 4 perunggu. Sedangkan Kecamatan Tempilang berada di peringkat ketiga dengan 4 emas, 6 perak dan 9 perunggu, total 19 medali.
Wakil Ketua Panitia Besar Porkab ke – III Bangka Barat, Setiawan merasa bersyukur, semua cabang olahraga yang dipertandingkan telah dilaksanakan dan diselesaikan dengan baik tanpa ada hambatan yang berarti.
Tidak ada kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, seperti yang sering terjadi pada event-event olahraga tingkat kabupaten lainnya.
” Hal seperti itu dapat kita eliminir sehingga tidak terjadi dalam acara Porkab III ini,” ujar Setiawan dalam sambutannya pada acara penutupan.
” Ternyata atiet-atlet dan official yang berasal dari kecamatan-kecamatan peserta lebih sportif, toleran dan mencintai perdamaian. Untuk itu kami sampaikan salut, apresiasi dan terima kasih kepada para atlet-atlet dan official peserta Porkab ke – III ini,” ucapnya.
Asisten Pemerintahan dan Sosial, Setda Bangka Barat, Heru Warsito yang hadir menutup rangkaian kegiatan mengatakan, terdapat dua hal istimewa pada pelaksanaan Porkab kali ini.
Pertama, Porkab ke – III Bangka Barat diselenggarakan berbarengan dengan PON ke – XX di Papua.
” Ini punya makna yang mendalam bahwa ke depan Bangka Barat harus sukses menyelenggarakan Porprov 2023 yang pada gilirannya nanti akan banyak berbicara di PON yang akan datang,” tukas Heru.
Keistimewaan kedua, acara penutupan Porkab diakhiri dengan pertandingan pencaksilat, sehingga menurut dia, event kabupaten ini sebenarnya sudah mempunyai aroma Porprov.
” Kenapa? Karena ini sebagai prestice uji coba bagaimana nanti kita menyelenggarakan Porprov 2023, ternyata Porkab 2021 berjalan dengan sukses tanpa hambatan dan semuanya sesuai dengan koridor yang ada. Di era pandemi saja kita menyelenggarakan dengan sukses mematuhi protokol kesehatan, prestasi pun juga cukup membanggakan,” cetus Heru.
Dia berharap pelaksanaan Porprov mendatang bisa berjalan lebih baik dan lancar, apalagi bila pandemi Covid-19 di tahun 2023 sudah menjadi endemi, sehingga tidak perlu lagi ada kekhawatiran.
” Kalau sudah menjadi endemi artinya itu bukan suatu hal yang mengkhawatirkan kita. Kami menyampaikan apresiasi atas kerja keras semuanya, mudah – mudahan ini menjadi awal kebangkitan prestasi olahraga di Bangka Barat,” ujarnya.
Acara penutupan Porkab ke – III juga dihadiri, Ketua KONI Bangka Barat, H. Muhammad Amin, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Rukiman, Kasi Intel Kejari Bangka Barat, Mario Nicholas, anggota DPRD Provinsi Babel, Mansah serta perwakilan Forkopimda lainnya. ( SK )
Dihari Penutup, Muntok Gondol 5 Emas dan Rebut Juara Umum






























