BANGKA BARAT — Memperingati hari ulang tahun Kabupaten Bangka Barat yang ke-23 adalah salah satu cara mensyukuri nikmat kesempatan yang masih diberikan untuk berbakti bagi masyarakat dan daerah.
Hal itu dikatakan Ketua DPRD Bangka Barat Badri Syamsu saat memimpin rapat paripurna memperingati hari jadi Kabupaten Bangka Barat ke -23, di Gedung Mahligai Betason II, Kantor DPRD di Kecamatan Mentok, ( 25/5/2026 ).
“Melalui peringatan hari jadi ini pula, kita jadikan sebagai momentum untuk mengingat kembali bahwa setiap capaian pembangunan yang kita raih saat ini adalah berkat kerja sama, kerja keras para pendahulu kita,” ucap Badri.
Menurut dia perayaan peringatan bukanlah sekedar perayaan tahunan, melainkan momentum bagi semua pihak untuk melakukan refleksi atas perjalanan panjang sejarah Kebupaten Bangka Barat.
“Kita jadikan sebagai wahana introspeksi diri dan untuk mengganti ulang makna dan nilai kinerja dalam rangka mengemban tanggung jawab pada lingkup tugas masing-masing,” imbuhnya.
Dia mengakui tantangan di masa mendatang akan jauh lebih berat dan kompleks. Namun tantangan itu akan terasa ringan apabila pemerintah daerah, anggota DPRD dan semua unsur masyarakat bisa bergandeng tangan saling bersinergi dalam mewujudkan keinginan Kabupaten Rangka Barat yang lebih baik lagi.
“Makna yang lebih dalam sangat terasa bagi kami yang saat ini duduk sebagai perwakilan rakyat di lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang berdudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah,” katanya.
Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan dapat membangun suasana dialogis yang lebih intensif dan harmonis antara DPRD dengan pemerintah daerah serta dengan seluruh mitra kerja, guna menyelesaikan berbagai tuntutan tugas dan tanggung jawab yang berada di pundak masing-masing.
Menurut Badri peran aktif semua pihak adalah solusi untuk mengatasi segala persoalan-persoalan strategis yang sedang dan akan dihadapi di masa yang akan datang, untuk kemudian dijadikan agenda penting program pembangunan di Kabupaten Bangka Barat.
Sementara itu Bupati Bangka Barat Markus dalam sambutannya mengatakan, selama rentang waktu 23 tahun usia Kabupaten Bangka Barat sudah banyak kemajuan yang dirasakan, walaupun hasil yang dicapai masih harus dibenahi secara berkesinambungan.
Markus mengatakan Kabupaten Bangka Barat harus melakukan akselerasi dengan memaksimalkan potensi dan keunggulan yang dimiliki, untuk mendesain ulang dan menetapkan strategi dan pendekatan pembangunan yang tepat, agar dapat melakukan lompatan dan terobosan dengan kecepatan tinggi demi mengejar ketertinggalan dari daerah lain.
Menurut dia dengan meningkatkan pengelolaan potensi yang dimiliki secara profesional serta dengan memaksimalkan kontribusi dan peran serta semua stakeholder dan shareholder yang ada, didukung manajemen efesien dan pemerintahan dengan kepemimpiman yang kuat, maka dia sangat optimis akselerasi laju pembangunan pada semua sektor dapat ditingkatkan.
“Peningkatan kapasitas pengelolaan potensi lokal juga sejalan dengan pelaksanaan daerah otonomi yang esensinya mendorong berkembangnya pembangunan daerah, sesuai dengan kondisi sosial maupun aspirasi dan potensi masyarakat yang terus berkembang,” ucap Markus.
Ke depan dalam konteks pembangunan daerah tentu banyak tantangan yang menanti. Untuk menghadapinya Markus mengajak berpikir global, berpikir luas serta berpandangan dunia.
“Namun tetap berbasis lokal dan menjunjung tinggi kaearifan pembangunan lokal,” ujarnya.
Dia menambahkan, Kabupaten Bangka Barat merupakan tanggung jawab bersama, maka dia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bergandengan tangan, bahu membahu dan saling merangkul untuk visi dan misi yang sama, yaitu membangun daerah.
Rapat paripurna HUT ke – 23 Kabupaten Bangka Barat juga dihadiri Wakil Bupati Yus Derahman, unsur Forkopimda, segenap kepala OPD dan kepala desa, perwakilan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung serta tamu undangan lainnya. ( SK )
Di Hari Jadi ke – 23 Tahun Kabupaten Bangka Barat, Ketua DPRD dan Bupati Bilang Begini






























