Dipicu Teguran Soal Piring Kotor, Pekerja Ponton Baku Hantam Pakai Senjata Tajam

HEADLINE, HUKRIM249 Dilihat

BANGKA BARAT — Polres Bangka Barat mengungkap kasus penganiayaan berat menggunakan senjata tajam melibatkan dua pekerja ponton, yang terjadi di perairan Laut Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (27/1/2026) sore.

Peristiwa berdarah ini dipicu persoalan sepele, yakni teguran korban kepada pelaku agar mencuci piring bekas makan di ponton.

Insiden terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di atas Ponton PIP Rajuk milik Yudi. Korban Yosep, merupakan pekerja ponton, sedangkan terduga pelaku berinisial D adalah tenaga kerja bantuan di lokasi yang sama.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan cekcok bermula saat korban menegur pelaku terkait piring bekas makan yang tidak dibersihkan.

“Teguran tersebut memicu perselisihan. Dalam kondisi emosi, terduga pelaku diduga mengambil pisau dan melakukan penusukan ke arah leher korban,” ujar Yos, Kamis ( 29/1 ).

Usai kejadian, korban segera dibawa ke Puskesmas Tempilang dan kemudian dirujuk ke RSUD Pangkalpinang untuk perawatan lanjutan.

Polres Bangka Barat langsung bergerak cepat. Setelah menerima laporan, jajaran Polsek Tempilang berkoordinasi dengan Satpolair Polres Bangka Barat untuk menjangkau lokasi kejadian di tengah laut.

Dalam hitungan jam, terduga pelaku berhasil diamankan di atas ponton dan dibawa ke Mapolsek Tempilang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Fokus kami adalah pengamanan situasi, pengejaran pelaku, serta pendalaman perkara. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,”kata Yos.

Barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga digunakan dalam penusukan turut diamankan oleh petugas. ( Red )


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *