Atlet Lompat Tinggi Bangka Barat Juara Bersama, Borong 2 Emas dan 1 Perunggu

HEADLINE, OLAHRRAGA1393 Dilihat

BANGKA BARAT — Tiga atlet Bangka Barat kembali menyapu bersih medali di Porprov VI Babel. Kali ini dari nomor lompat tinggi.

Bahkan Ziko dan Wahyu keluar sebagai juara bersama dan menggondol 2 emas. Sedangkan Edo membawa pulang perunggu, di hari kedua cabor atletik yang digelar di Stadion Sejiran Setason, Mentok, Minggu ( 20/8/2023 ).

Dengan capaian tersebut, pundi – pundi medali Bangka Barat bertambah 2 emas dan 1 perunggu dari nomor lompat tinggi.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia ( PASI ) Bangka Barat Novianto merasa bersyukur tiga atletnya dapat menyikat habis medali dari satu nomor unggulan ini. Apalagi ketiga atlet tersebut merupakan hasil binaan dari Bangka Barat sendiri, menurut dia hal ini tentu saja sangat membanggakan.

“Alhamdulillah di hari kedua ini itu atletik lompat tinggi kita bisa sapu bersih di pertandingan ini kita mendapatkan juara satunya dua orang dan juara tiga, jadi dapat 2 emas 1 perunggu. Harapannya untuk pertandingan di hari ketiga besok kita berpeluang mendapatkan pundi-pundi emas,” ujar Novianto.

Koordinator Pelatih Atletik Bangka Barat Rofi mengatakan, peluang emas dari cabor atletik masih terbuka lebar. Di hari ketiga besok Bangka Barat berpeluang dulang 3 emas.

“Besok kita punya tiga peluang medali emas untuk nomor lari 100 meter putra, lompat tinggi putri sama lontar martil putra,” ujar Rofi.

Bahkan Rofi optimis cabor atletik bisa melampaui target 6 emas, pasalnya di hari kedua saja para atletnya telah mengoleksi 5 emas.

“Insya Allah kita bisa melebihi target kedua kita bisa sudah 5 medali emas. Besok Insya Allah kita tambah 3 target medali emas,” ujarnya.

Perihal juara satu bersama menurut Technical Delegate cabor Atletik Aloysius Dari, secara aturan dibenarkan dan sudah sering terjadi pada cabor lompat tinggi dan lompat tinggi galah. Penyebabnya, ketinggian lompatan dan kegagalan atlet bernilai sama.

“Kalau menurut aturan yang dipakai bisa untuk lompat tinggi bisa juara bersama. Nggak hanya juara satu bersama aja, juara dua bersama juga bisa, juara tiga bersama juga bisa,” terangnya.

Memang di ajang Porprov Babel, juara bersama lompat tinggi menurut dia baru kali ini terjadi. Tapi di event Porwil, bahkan Olimpiade, juara satu bersama sudah pernah terjadi.

“Memang jarang di Porprov belum pernah, baru kali ini. Di Porwil pernah, lompat galah. Juga di Olimpiade yang dari Qatar dan Italia pernah terjadi juara bersama,” tutup Aloysius. ( SK )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *