Satgas Covid Babar Telah Memvaksin Hampir 50 Ribu Orang

Muntok — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bersama Satgas Penanganan Covid – 19 serta TNI/Polri masih gencar melakukan vaksinasi kepada masyarakat.

Berdasarkan data per Sabtu 21 Agustus 2021, jumlah masyarakat yang telah divaksin dalam dua tahap pelaksanaan vaksinasi sebanyak 46.804 orang.

” Untuk vaksinasi tahap pertama totalnya 28.884 orang. Sedangkan pada tahap kedua, jumlah masyarakat yang telah divaksin sebanyak 17.920 orang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma di ruang kerjanya, Senin ( 23/8 ).

Dia mengatakan, saat ini jumlah masyarakat Bangka Barat yang belum divaksin sebanyak 129.050 orang. Putra optimis bila tidak ada kendala berarti, program vaksinasi ini bisa dirampungkan dengan cepat.

” Target kita vaksinasi ini bisa diselesaikan kurang dari satu tahun bila semuanya lancar tanpa kendala,” cetus dia.

Putra mengatakan, target harian vaksinasi yang harus dikejar adalah 730 orang. Sementara jumlah vaksinator yang bertugas 76 orang yang melakukan vaksinasi di delapan titik.

” Hari ini vaksinasi yang kita lakukan mencapai 700 orang. Untuk lansia yang divaksin hari ini jumlahnya 29 orang, umum 610, publik 28 serta nakes 31 orang,” paparnya.

Putra menambahkan, total vaksin yang telah diterima pihaknya sebanyak 50.050 dosis dan yang telah dipakai sebanyak 45.011 dosis. Selain itu ada juga vaksin yang rusak sebanyak 3 vial single dosis.
     
” Vaksin yang terpakai hari ini 51 vial, terdiri dari Sinovac 5 vial dan Moderna 46 vial. Ketersediaan vaksin kita berjumlah 385 vial terdiri dari Sinovac 94 dan Moderna 291 vial. Jumlah total dosisnya 5.014 terdiri dari Sinovac 940 dan Moderna 4.074 dosis,” paparnya.

Menurutnya, sejauh ini animo masyarakat untuk mendapatkan vaksin masih cukup tinggi.

Terkait keluhan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau KIPI juga tidak ada yang serius dan hanya gejala ringan.

” Keluhan ada KIPI ringan, demam, pusing, menggigil dan merah di bekas suntikan. Yang standard dan masuk kategori KIPI ringan. Belum ada yang serius, kalau ada kita akan respon cepat,” tandas Putra. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *