Residivis Narkoba Kampung Keranggan Dibekuk dengan 41 Paket Sabu

Muntok — Peredaran narkoba di kota Muntok semakin memprihatinkan. Barang bukti dari transaksi barang haram yang baru – baru ini berhasil digerebek polisi cukup banyak, terutama narkoba jenis sabu – sabu dan ditambah pil ekstasi.

Kali ini, Tim Hanoman Polres Bangka Barat menyita barang bukti 41 bungkus diduga berisi sabu dengan berat bruto 8,47 gram dan sembilan butir pil ekstasi.

Kasat Narkoba Polres Bangka Barat, IPTU Umar Dani menjelaskan, barang bukti tersebut didapat timnya saat melakukan penangkapan terduga pengedar bernama Marta Suhendra alias Enda ( 40 ) warga Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Keranggan, Muntok pada Rabu ( 19/8/2020 ).

Pelaku ternyata pemain lama yang sudah pernah mendekam di Lapas Khusus Narkotika Selindung, Pangkalpinang.

” Pelaku merupakan residivis perkara narkotika tahun 2016, keluar dari Lapas Khusus Narkotika Selindung tahun 2019,” tutur IPTU Umar Dani, Sabtu ( 22/8 ).

Dijelaskan Kasat Narkoba, penangkapan sang residivis berawal dari informasi yang didapat timnya mengenai adanya transaksi narkoba di rumah kontrakan Bana di Jalan Kute Seribu, Kampung Keranggan Bawah, Kelurahan Keranggan, Muntok.

Mendapat informasi tersebut, dengan sigap Tim Hanoman segera bergerak menuju TKP.

” Tim melakukan penggerebekan dan penggeledahan di kontrakan saudara Bana, dan didapati lah barang bukti 41 bungkus plastik bening diduga berisi sabu dan sembilan butir pil warna hijau diduga ekstasi. Pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Bangka Barat,” beber Umar Dani.

Lanjut Umar, selain sabu dan ekstasi, timnya juga menyita barang bukti lain yaitu, uang tunai Rp. 2.000.000, dua timbangan digital, dua alat hisap atau bong, sejumlah plastik klip bening, satu handphone, satu kotak rokok dan satu korek api. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: