Masih Ada Penambang Lain di Bukit Menumbing, Sidarta Akan Pantau Segala Sisi

Muntok — Godaan kandungan timah di Bukit Menumbing membuat para pelaku penambangan liar tidak pernah berhenti menjarah dan merusak aset wisata sejarah Bangka Barat itu. Kendati sudah beberapa kali para pelaku berhasil ditangkap, aksi pengrusakan masih terus berlanjut.

Bahkan, Ringga ( 33 ) dan Purwanto ( 40 ) dua pria asal Jawa Timur yang berhasil diamankan saat sedang menambang di Tahura Menumbing oleh Tim Gabungan pada Kamis ( 6/5 ) kemarin menyebut, selain mereka berdua juga ada penambang lain.

Menurut Kasat Pol PP dan PB Bangka Barat, Sidarta Gautama, pada jalur yang dilalui anggotanya bersama anggota Polres saat mengamankan Ringga dan Purwanto tidak ada lagi aktivitas penambangan liar. Namun untuk sisi lain Bukit Menumbing, ia belum bisa memastikan.

” Kalau jalur yang kemarin dilalui oleh anggota Pol PP maupun anggota Polres itu sudah tidak ada lagi. Tapi Menumbing kan banyak sisi, nanti akan kita coba selidiki satu per satu sisi barat timur dan selatan,” ujar Sidarta saat Konferensi Pers di Gedung Catur Prasetya Mako Polres Bangka Barat, Jum’at ( 7/5 ) sore.

Dia mengatakan, akibat aktivitas penambangan tersebut, kualitas air baku PDAM Tirta Sejiran Setason menjadi keruh. Hal itu lah yang memicu pihaknya berkoordinasi dengan Polres Bangka Barat memburu pelaku, setelah mendapatkan laporan dari pihak PDAM.

Dengan adanya kejadian penangkapan ini, Sidarta berharap para penambang lain harus berpikir dulu sebelum beraksi merusak Menumbing.

” Nanti kita akan melakukan pengembangan mudah – mudahan dengan kejadian ini yang lain juga mikir – mikir melakukan kegiatan serupa, tapi tetap akan kita lakukan pemantauan secara berkala,” tutup dia. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: