Lomba Marching Band Minim Peserta, Markus akan Pikirkan Cara untuk Mendongkrak Jumlah Peserta

Muntok – Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 74 tahun 2019 semakin terasa dengan adanya Lomba Marching Band se – Kabupaten Bangka Barat yang digelar hari ini, Rabu ( 21/8/2019 ) siang.

Walaupun matahari bersinar terik dan suhu pada musim kemarau ini begitu panas, namun tidak mengurangi antusiasme masyarakat yang berjubel di sekitar panggung kehormatan di Taman Lokomobil, Muntok untuk melihat lomba ini dari dekat.

Jumlah peserta pada lomba tahun kedua ini sebanyak delapan grup marching band, terdiri dari tiga grup dari kategori SD, tiga grup dari kategori SMP dan dua grup dari kategori SMA.

Meskipun bila dilihat dari jumlah peserta belum menunjukkan perkembangan menggembirakan, namun penampilan dan atraksi dari para peserta yang ditampilkan di depan panggung kehormatan cukup memukau penonton.

Bupati Bangka Barat, Markus, SH, yang hadir menyaksikan lomba ini bersama segenap Kepala OPD serta unsur Forkopimda mengatakan, akan memikirkan cara untuk mendongkrak jumlah peserta, mengingat kegiatan ini begitu menarik perhatian masyarakat.

” Tadi kita lihat bersama aktraksi yang ditampilkan para peserta sangat bagus, harapan kami kedepannya semakin baik lagi, kita lihat masyarakat juga antusias menonton. Mungkin nanti akan kita pikirkan, kita bicarakan lagi dengan Kesbangpol. Harapan kita kedepannya semakin banyak yang berpartisipasi, nanti kita pikirkan lah, apa hadiahnya nanti diperbesar agar pesertanya bisa bertambah, ” ujar Markus, usai acara.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Bangka Barat, Yusuf Yudono mengatakan, minimnya jumlah peserta disebabkan beberapa hal, diantaranya, belum semua sekolah di Bangka Barat memiliki unit marching band. Ada pula sekolah yang telah memiliki unit marching band, namun tidak punya pelatih, sehingga belum siap untuk ikut lomba.

” Sekarang kan sudah ada PDBI ( Persatuan Drum Band Indonesia ) Bangka Barat yang dibentuk tahun 2018 kemarin, nanti kita pikirkan solusinya agar sekolah yang sudah punya unit marching band dapat dilatih, agar tahun depan mereka bisa berpartisipasi,” ucap Yusuf Yudono. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: