Dandim Letkol Agung: Jaga Rahasia Jika Ingin Menangkap Pelaku Illegal Logging

Muntok — Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa mengatakan, untuk bisa menangkap pelaku illegal logging di Bukit Menumbing diperlukan kerahasiaan, jangan sampai kegiatan yang akan dilakukan dibocorkan kemana – mana.

” Biasanya maling itu berusaha lebih pintar daripada kita – kita yang mau menegakkan hukum ini. Dan mereka membaca situasi. Kalau pertama saya masuk dulu, tapi itu dulu kan tambang, kita sampai beberapa kali patroli mulai akhirnya dia sepi tidak ada penambangan,” ujar Letkol Agung saat Rakor Lintas Sektor Penanganan Penebangan Liar ( Illegal logging ) Forkopimda di Taman Tirta Perkasa Makodim 0431/BB di Muntok, Kamis ( 30/7/2020 ) pagi.

Menurutnya, ada kemungkinan para pelaku juga membaca situasi. Mereka menjadi berani karena melihat keadaan landai – landai saja dan patroli sudah mulai kendor.

Hal itu kata Dandim belajar dari penertiban penambangan liar di Bukit Menumbing yang sudah pernah dilakukan sebelumnya.

” Karena waktu kita patroli itu sistemnya yang tahu cuma orang – orang tertentu saja, Pak Kapolres, Sat Pol PP, Pak Dandim, tidak ada yang tahu bahkan anggota – anggota kita mungkin tidak ada yang tahu. Kita juga berupaya di antara kita jangan sampai ada yang terlibat dan kita akan menindak tegas. Sampai segitunya kita karena nggak mau sampai bocor. Sampai akhirnya ditangkap dan akhirnya sepi,” paparnya.

Dandim menegaskan, kerahasiaan itu sangat penting. Sebab bila sampai bocor, yang akan didapat saat melakukan penindakan hanya bekas – bekas aktivitasnya saja, sedangkan peralatan dan pelakunya sudah menghilang.

” Karena mungkin mereka sudah mendengar. Bukan artinya wah di situ ada orang dalam, bukan begitu. Tapi kemungkinan mereka juga cari tahu,” tukas Agung.

Kemungkinan kata Dandim, pelakunya bisa saja datang ke kantor, bertanya tentang kegiatan yang akan dilakukan. Setelah mendapatkan informasi, para pelaku itu pun mulai mengantisipasi, mundur dan menghentikan aksinya.

” Karena medannya kan berat. Tidak mungkin dalam waktu secepatnya bisa menghilangkan alat-alatnya itu. Tapi dengan mengetahui informasi itu mungkin dia segera mundur,” tandas Agung.

” Jadi mungkin kerahasiaan berita mungkin perlu jangan sampai diumbar kalau kita ada kegiatan. Kalau kita bersuara, ya kemungkinan zonk lagi. Kemarin kita sedikit agak rahasia itu. Langsung gerak ayo kita berangkat,” sambungnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

%d blogger menyukai ini: